Home / TRENDING / Gerindra Apresiasi Pemerintah Tanggung Kenaikan Ongkos Haji Rp 1,7 Triliun, Tunjukkan Keberpihakan Prabowo

Gerindra Apresiasi Pemerintah Tanggung Kenaikan Ongkos Haji Rp 1,7 Triliun, Tunjukkan Keberpihakan Prabowo

Jakarta – Kapoksi Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya, mengapresiasi langkah pemerintah yang menanggung kenaikan biaya penerbangan jemaah haji tahun ini. Menurutnya, kebijakan tersebut mencerminkan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk berpihak pada calon jemaah haji di tengah tantangan ekonomi global.

Kenaikan ongkos pesawat ini dipicu oleh melonjaknya harga avtur (bahan bakar jet) dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang memberi tekanan besar pada struktur pembiayaan penerbangan haji. “Maskapai seperti Garuda Indonesia mengusulkan kenaikan biaya hingga Rp 974,8 miliar, sementara Saudi Airlines mencapai Rp 802,8 miliar,” ujar Danang dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).

Total kenaikan yang ditanggung pemerintah mencapai sekitar Rp 1,7 triliun, menurut data awal dari Kementerian Agama. Langkah ini diambil agar Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tidak naik bagi jemaah, sehingga tetap terjangkau bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim.

Danang menekankan bahwa keputusan ini bagian dari upaya pemerintah menjaga akses ibadah haji bagi rakyat kecil. “Ini bukti nyata keberpihakan Pak Prabowo kepada umat, di tengah gejolak harga minyak dunia dan pelemahan rupiah,” tambahnya.

Kementerian Agama sebelumnya menyatakan bahwa kuota haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M tetap 221.000 kursi, dengan penerbangan mulai Juni mendatang. Pemerintah berharap langkah ini bisa menjaga kepuasan jemaah setelah isu penundaan embarkasi tahun lalu akibat masalah teknis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *