Home / TRENDING / Netanyahu Bantah Tuduhan Penghinaan Yesus: Kutip Sejarawan Amerika soal Moralitas dan Kelangsungan Hidup

Netanyahu Bantah Tuduhan Penghinaan Yesus: Kutip Sejarawan Amerika soal Moralitas dan Kelangsungan Hidup

Jerusalem – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah tuduhan bahwa ia menyinggung umat Kristen melalui pernyataannya yang membandingkan Yesus Kristus dengan Genghis Khan. Dalam konferensi pers baru-baru ini, Netanyahu dikritik karena disebut menyatakan bahwa Yesus tidak memiliki keunggulan atas sang penakluk Mongol tersebut.

Netanyahu menepis tuduhan tersebut melalui unggahan di platform X (sebelumnya Twitter) pada Sabtu (21/3/2026). “Lebih banyak berita palsu tentang sikap saya terhadap umat Kristen, yang dilindungi dan berkembang di Israel. Izinkan saya memperjelas: Saya tidak merendahkan Yesus Kristus dalam konferensi pers saya,” tulisnya dalam bahasa Inggris, seperti dilansir AFP.

Ia menjelaskan bahwa pernyataannya merujuk pada kutipan dari sejarawan Amerika Will Durant, seorang pengagum setia Yesus Kristus. “Seorang pengagum Yesus Kristus yang setia, Durant menyatakan bahwa moralitas saja tidak cukup untuk memastikan kelangsungan hidup,” tambah Netanyahu.

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah, di mana isu sensitif agama sering memicu perdebatan internasional. Netanyahu menekankan komitmen Israel melindungi minoritas Kristen, yang jumlahnya sekitar 2% dari populasi negara tersebut.

Reaksi dari komunitas Kristen global masih terus mengalir, meski Netanyahu berupaya meredam kontroversi dengan klarifikasi cepat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *