
Bogor, 24 Maret 2026 – Polisi Resort (Polres) Bogor mengantisipasi kemungkinan gelombang kedua arus wisatawan Lebaran di kawasan Puncak, Jawa Barat. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan jumlah pengunjung secara real-time.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyatakan bahwa pihaknya masih memantau situasi pasca-gelombang pertama yang sudah mencapai puncaknya sejak awal masa Lebaran. “Kita masih lihat, kita masih berkoordinasi dengan PHRI, kita masih meminta data okupansi hotel yang ada di tanggal 28 dan 29 (Maret),” ujar Wikha saat ditemui di Mapolres Bogor, Selasa (24/3/2026).
Menurutnya, lonjakan wisatawan pada gelombang pertama telah berlangsung deras, tetapi volume kendaraan hari ini sudah mengalami penurunan signifikan. Koordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) difokuskan pada data okupansi hotel untuk memprediksi potensi kemacetan dan lonjakan pengunjung akhir pekan.
Polres Bogor juga berencana memperkuat pengamanan lalu lintas dan pengawasan di titik-titik rawan seperti jalur Puncak Pass dan area wisata utama. “Kami siap menggelar operasi lanjutan jika data menunjukkan peningkatan,” tambah Wikha.
Situasi ini sejalan dengan pola mudik Lebaran 1447 Hijriah yang masih berlangsung, di mana Puncak Bogor menjadi destinasi favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk libur akhir pekan.



