
Timnas Futsal Indonesia menorehkan sejarah gemilang di Piala Asia Futsal 2026 yang baru saja usai. Garuda Muda Futsal secara heroik finis sebagai runner-up untuk pertama kalinya setelah bertarung sengit melawan tuan rumah Iran di babak final, dengan skor imbang 5-5 sebelum ditentukan lewat adu penalti yang mendebarkan.
Pertandingan puncak yang digelar di Istora Senayan versi Asia Tenggara ini menjadi panggung epik bagi skuad asuhan Coach Diego Giustozzi. Indonesia unggul lebih dulu lewat gol cepat dari Septian Andre (2′) dan Farhan Halim (7′), tapi Iran membalas ganas dengan dua gol di kuarter pertama. Babak kedua semakin panas: Indonesia menyamakan kedudukan via Kevin Sanjaya (23′) dan Rizky Ama (28′), sementara Iran sempat memimpin lagi sebelum gol penyeimbang terakhir dari Ali Rizky (39′) memaksa adu penalti.
Di babak penalti, kiper Indonesia, Gede Dwi Putra, tampil prima dengan menahan dua tendangan lawan, meski Indonesia akhirnya kalah tipis 4-3. “Ini adalah malam bersejarah bagi futsal Indonesia. Anak-anak bermain dengan hati dan semangat juang luar biasa,” ujar Coach Giustozzi usai laga, sambil menjanjikan target juara di edisi berikutnya.
Prestasi ini melanjutkan kebangkitan futsal Tanah Air, yang sebelumnya hanya mampu finis perempat final di edisi 2024. Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Harris, ikut menyambut hangat pencapaian ini: “Runner-up Asia adalah bukti kerja keras PSSI dan seluruh tim. Ini modal besar menuju Piala Dunia Futsal 2028!”
Iran, sebagai juara bertahan, merayakan trofi ketiga beruntun mereka, tapi pengakuan mereka tak pelak datang untuk Indonesia: “Tim Indonesia sangat tangguh, kami hampir kalah,” kata kapten Iran.
Kemenangan moral ini langsung disambut euforia suporter di Jakarta dan seluruh Indonesia, dengan tagar #GarudaMudaRunnerUp mendominasi media sosial.





