Home / TRENDING / Trump Ancam Perpanjang Blokade Pelabuhan Iran, Teheran Siap Tutup Selat Hormuz Lagi

Trump Ancam Perpanjang Blokade Pelabuhan Iran, Teheran Siap Tutup Selat Hormuz Lagi

Washington, 18 April 2026 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan rencananya mempertahankan blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran jika tidak tercapai kesepakatan damai dengan Teheran. Pernyataan ini disampaikan di tengah ketegangan yang memuncak, di mana Trump juga mengisyaratkan kemungkinan tidak memperpanjang gencatan senjata yang akan berakhir pada Rabu mendatang.

Dalam wawancara terbaru, Trump menegaskan posisi tegas AS, dengan mengatakan, “Kami tidak akan mundur kecuali ada kesepakatan yang adil.” Langkah ini berpotensi memperburuk situasi di Timur Tengah, di mana Iran baru saja membuka kembali Selat Hormuz pada Jumat (17/4) setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.

Namun, Teheran merespons keras. Pemerintah Iran mengancam akan menutup kembali alur air vital tersebut—yang menjadi jalur utama 20% pasokan minyak dunia—jika blokade AS terhadap pelabuhan mereka berlanjut. “Selat Hormuz adalah hak kami, dan kami siap bertindak jika AS terus mengganggu,” tegas seorang pejabat Iran, seperti dikutip media setempat.

Gencatan senjata antara Teheran dan Washington, yang menjadi penopang stabilitas sementara, dijadwalkan berakhir pada 22 April. Pengamat internasional khawatir kegagalan perpanjangan bisa memicu eskalasi, termasuk gangguan rantai pasok global dan kenaikan harga minyak.

Blokade AS terhadap Iran telah menjadi isu krusial sejak 2025, sebagai respons atas program nuklir Teheran dan dukungan militan regional. Pembukaan Selat Hormuz baru-baru ini sempat meredakan tekanan pasar energi, tapi ancaman baru ini berpotensi mengembalikan ketidakpastian.

Pihak AS belum mengomentari ancaman Iran secara spesifik, sementara diplomasi darurat digelar di PBB untuk mencegah konfrontasi lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *