Home / TRENDING / Trump Tegaskan Penolakan Aneksasi Tepi Barat Israel, Hadapi Kritik Global

Trump Tegaskan Penolakan Aneksasi Tepi Barat Israel, Hadapi Kritik Global

Washington, 10 Februari 2026 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan kembali sikap tegasnya menentang rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel, di tengah gelombang kritik internasional terhadap keputusan kabinet keamanan Tel Aviv untuk memperdalam kendali atas wilayah yang diduduki tersebut.

Penegasan Trump disampaikan melalui seorang pejabat Gedung Putih yang enggan disebut namanya, seperti dikutip Reuters pada Selasa (10/2/2026). “Presiden menentang aneksasi Tepi Barat oleh Israel, sekutu dekat AS,” ujar pejabat tersebut, menekankan posisi Washington yang konsisten meskipun hubungan bilateral kedua negara tetap erat.

Langkah Israel ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Uni Eropa, Inggris, Arab Saudi, Qatar, dan Turki secara terbuka mengkritik keputusan tersebut, menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional dan penghalang bagi solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.

Kabinet keamanan Israel menyetujui serangkaian langkah baru untuk memperluas pengaruhnya di Tepi Barat, termasuk legalisasi pos-pos pemukiman Yahudi dan penguatan infrastruktur keamanan. Keputusan ini dianggap sebagai eskalasi ketegangan di Timur Tengah, di mana negosiasi damai telah mandek selama bertahun-tahun.

Meski demikian, pemerintahan Trump diketahui mendukung Israel dalam berbagai isu keamanan, termasuk bantuan militer tahunan senilai miliaran dolar. Pernyataan ini menandakan adanya garis merah AS terkait aneksasi wilayah yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Palestina.

Para analis memantau bagaimana pernyataan Trump akan memengaruhi dinamika hubungan AS-Israel ke depan, terutama menjelang pemilu parlemen Israel mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *