Home / TRENDING / China Tolak Tuduhan Pasok Senjata ke Iran, Trump Ancang Tarif 50 Persen

China Tolak Tuduhan Pasok Senjata ke Iran, Trump Ancang Tarif 50 Persen

Beijing – Pemerintah China pada Senin (13/4/2026) membantah keras laporan intelijen Amerika Serikat yang menyebut mereka berencana memasok sistem pertahanan udara ke Iran. Pernyataan itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam tarif impor baru sebesar 50 persen terhadap China jika tuduhan tersebut terbukti benar.

Kantor berita AFP melaporkan, komentar Trump muncul pada Minggu (12/4) bersamaan dengan pemberitaan CNN yang mengutip tiga sumber intelijen AS. Laporan CNN menyatakan bahwa China sedang mempersiapkan pengiriman sistem pertahanan udara canggih ke Teheran dalam beberapa minggu mendatang. Ancaman Trump disebut sebagai respons “mengejutkan” untuk menekan Beijing agar tidak mendukung program militer Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyebut tuduhan tersebut sebagai “fitnah tak berdasar” yang bertujuan memprovokasi ketegangan geopolitik. “China konsisten menjunjung prinsip non-intervensi dan tidak akan terlibat dalam konflik regional,” tegas Lin dalam konferensi pers rutin di Beijing.

Ketegangan ini menandai eskalasi hubungan AS-China di tengah isu Timur Tengah. Sebelumnya, sanksi AS terhadap Iran semakin ketat akibat program nuklirnya, sementara China tetap menjadi mitra dagang utama Teheran. Analis internasional memperingatkan bahwa tarif baru Trump berpotensi memicu perang dagang lanjutan, mengingat volume perdagangan bilateral mencapai ratusan miliar dolar AS per tahun.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Iran atau bukti konkret dari intelijen AS yang dirilis ke publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *