
Apa yang seharusnya menjadi petualangan mewah di Samudra Atlantik berubah menjadi mimpi buruk bagi penumpang kapal pesiar MV Hondius. Sebanyak 150 orang dari 23 negara, termasuk vlogger perjalanan asal Amerika Serikat bernama Jake, kini terdampar di dekat Tanjung Verde, kepulauan di sebelah barat Benua Afrika, akibat wabah hantavirus yang mematikan.
Kapal berbendera Belanda ini berlayar dari Argentina sekitar sebulan lalu. Hingga kini, delapan kasus hantavirus teridentifikasi, dengan tiga kasus terkonfirmasi dan lima diduga kuat, menurut pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Tragisnya, tiga penumpang telah meninggal dunia, sementara beberapa lainnya menunjukkan gejala parah seperti demam tinggi, sesak napas, dan kelelahan ekstrem.
Jake, yang awalnya mengabadikan perjalanan impiannya sebagai konten vlog, kini menjadi salah satu korban terdampar. “Ini bukan pelayaran liburan lagi, tapi pertarungan hidup-mati,” tulisnya dalam unggahan terakhir sebelum komunikasi terputus.
Otoritas kesehatan dunia berpacu melawan waktu. WHO menyatakan penyakit yang ditularkan melalui kontak dengan urin, kotoran, atau air liur hewan pengerat ini kemungkinan telah menyebar melalui udara atau permukaan di kapal. Sampel dari penumpang sedang diuji secara intensif untuk mencegah penyebaran lebih luas.
Pemerintah Spanyol sempat mengizinkan MV Hondius berlabuh di Kepulauan Canary untuk karantina dan evakuasi. Namun, keputusan itu menuai penolakan keras dari pemimpin Kepulauan Canary, Fernando Clavijo. “Kami tidak akan mengorbankan kesehatan warga kami,” tegas Clavijo, yang khawatir wabah bisa meluas ke daratan.
Sementara itu, kru dan penumpang tetap terisolasi di laut, menunggu solusi darurat. WHO mendesak negara-negara tetangga untuk berkolaborasi, sementara para ahli memperingatkan bahwa hantavirus memiliki tingkat kematian hingga 38% jika tidak diobati dini.
Kasus ini menjadi pengingat akan risiko wabah di ruang tertutup seperti kapal pesiar, mirip insiden kapal Diamond Princess pada pandemi COVID-19. Pihak armada Oceanwide Expeditions, pemilik MV Hondius, belum memberikan keterangan resmi.





